Kamis, 24 April 2008

Kado Cinta

Kasih Yang Sebenarnya
Suatu malam, di sebuahstasiun radio, sedang berlangsung acaradimana orang-orang berbagipengalaman hidup mereka. Perhatian sayayang semula tercurah padatugas statistik beralih ketika seorangwanita bercerita tentangayahnya.
Wanita ini adalah anaktunggal dari sebuah keluarga sederhanayangtinggal di pinggiran kotaJakarta. Sejak kecil ia sering dimarahioleh ayahnya. Di mata sangayah, tak satupun yang dikerjakanolehnyabenar.
Setiap hari ia berusahakeras untuk melakukan segala sesuatusesuaidengan keinginan ayahnya,namun tetap saja hanya ketidakpuasansangayah yang ia dapatkan.
Pada waktu ia berumur 17tahun, tak sepatah ucapan selamat punyangkeluar dari mulut ayahnya.Hal ini membuat wanita itu semakinmembenci ayahnya. Sosokayah yang melekat dalam dirinya adalahsosokyang pemarah dan tidakmemperhatikan dirinya.
Akhirnya ia memberontakdan tak pernah satu hari pun ia lewatitanpabertengkar dengan ayahnya.Beberapa hari setelah ulang tahun yangke-17, ayah wanita itumeninggal dunia akibat penyakit kankeryangtak pernah ia ceritakankepada siapapun kecuali pada istrinya.
Walaupun merasa sedih dankehilangan, namun di dalam diri wanitaitumasih tersimpan rasa benciterhadap ayahnya. Suatu hari ketikamembantu ibunyamembereskan barang-barang peninggalanalmarhum, iamenemukan sebuah bingkisanyang dibungkus dengan rapi dandiatasnyatertulis “Untuk AnakkuTersayang”.
Dengan hati-hatidiambilnya bingkisan tersebut danmulai membukanya.Di dalamnya terdapatsebuah jam tangan dan sebuah buku yangtelahlama ia idam-idamkan.
Disamping kedua benda itu,terdapat sebuah kartu ucapan berwarnamerah muda, warnakesukaannya. Perlahan ia membuka kartutersebutdan mulai membaca tulisanyang ada di dalamnya, yang ia kenalibetulsebagai tulisan tanganayahnya.
Ya Tuhan,Terima kasihkarena Engkau mempercayai diriku yangrendahini. Untuk memperolehkarunia terbesar dalam hidupku.Kumohon YaTuhan, Jadikan buah kasihhambaMu ini Orang yang berarti bagisesamanya dan bagiMu.
Jangan kau berikan jalanyang lurus dan luas membentang. Berikanpula jalan yang penuh likudan duri Agar ia dapat meresapikehidupandengan seutuhnya.
Sekali lagi kumohon YaTuhan, Sertailah anakku dalam setiaplangkahyang ia tempuh Jadikan iasesuai dengan kehendakMu Selamat ulangtahun anakku Doa ayahselalu menyertaimu
Meledaklah tangis sanganak usai membaca tulisan yangterdapat dalamkartu tersebut. Ibunyamenghampiri dan menanyakan apa yangterjadi.Dalam pelukan ibunya, iamenceritakan semua tentang bingkisandantulisan yang terdapatdalam kartu ulang tahunnya.
Ibu wanita itu akhirnyamenceritakan bahwa ayah memang sengajamerahasiakan penyakitnyadan mendidik anaknya dengan keras agarsanganak menjadi wanita yangkuat, tegar dan tidak terlalukehilangansosok ayahnya ketika ajalmenjemput akibat penyakit yang diderita……..
Pada akhir acara, wanitaitu mengingatkan para pemirsa agartidakselalu melihat apa yangkita lihat dengan kedua mata kita.Lihatlahjuga segala sesuatu denganmata hati kita. Apa yang kita lihatdengan kedua mata kitaterkadang tidak sepenuhnya seperti apayangsebenarnya terjadi.
“Kasih seorang ayah,seorang ibu, saudara-saudara, orang-orangdisekitar kita, danterutama kasih Tuhan dilimpahkan padakitadengan berbagai cara.Sekarang tinggal bagaimana kitamenerima,menyerap, mengartikan danmembalas kasih sayang itu”, kata wanitatersebut menutup acarapada malam hari itu.

Tidak ada komentar: